Selasa, 11 Oktober 2011

5 kesalahan penjual!!!

selamat siang...

pas lunch break tadi nyempetin baca buku berjudul "wajib dimiliki oleh setiap tenaga penjual" karangan Halim Ivan dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

hmmm... dari
judul bukunya aja udah sedikit memaksa bagi tenaga - tenaga penjual seperti saya untuk membacanya hehehe...

ada salah satu bagian dari buku itu yang agak sedikit mungkin saya share disini, yaitu kesalahan utama yang (sering) dilakukan oleh tenaga penjual.

well.. apa aja siih... let's cekidot!


1. kesalahan penjual yang pertama menurut Halim Ivan adalah ~� always urging customer to purchase the product offered �~ alias kalo diterjemahin yaitu "selalu mendesak pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan"

Kadang memang seorang sales terkesan memaksa dalam menawarkan produk yang ia jual, tentunya ini akan membuat si customer jadi tidak nyaman, intinya kalo jualan mesti sabar bro :)



2. Always the end story after closing

Sebagai seorang tenaga penjual pasti senang bukan kepalang kalau terjadi 'closing' omzeett.. Target.. Dan bonus di depan mata :) tapi harusnya jangan sampai situ aja pelayanannya... Karena seorang tenaga penjual itu adl memberikan solusi ke customer.. Jadi mesti ada "serve after closing" artikan secara positif ya... Hehehe



3. Always back to company

Kadang saking gilanya orang itu jualan, dia jelasin ngasal aja.. Yang mengakibatkan banyak komplenan terjadi. Komplennya ke siapa??? Ya ke perusahaan si tenaga penjual tersebut. Jangan sampai deh bila anda sebagai seorang tenaga penjual, anda punya pikiran "aahh ada kantor ini..." Bahaya itu... Jangan berpaling & menyerahkan masalah ke
perusahaan.. Berani menjual berani bertanggung jawab :p



4. Sometimes, a sales person tends to intentionally terrify customers to but his/her product

Panjang yah..., intinya kadang - kadang seorang tenaga penjual itu menakut - nakuti customer lah.. Haduh elu penjual apa psikopat :D



5. Always ask for a reference

Referensi mestinya diberikan masbro, bukan diminta :) karena referensi itu identik dengan rekomendasi atas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar